RSS

Satu Babak.

05 Oct



Kamu tersenyum. Padaku? Kenapa aku?

“You know what, you’ve one of the nicest smiles around.”

“Me? Hahahaha! C’mon, what are you trying to say?”

“Really, I … Yeah, I guess that was a lie!”

Maafkan aku tak bisa membalas senyummu.

Seandainya kamu tahu apa yang ada di pikiranku saat ini.

Seandainya kamu tidak beranjak pergi di satu pagi.

Seandainya kamu lebih punya hati.

“If only you don’t have to say it …”

“But I’ve to! I want to show you …”

“Like I want to know what you want to show!”

“And keep walking away from reality!”

“Because I’m not looking for reality with you!”

“You worship me …”

“As how it is in my dream.”

Beri aku satu pertanda apakah aku harus tersenyum padamu.

Apakah kamu berharap satu balasan setimpal dari aku?

Ataukah aku harus bersikap mengasihanimu?

Seandainya aku bisa melangkah lebih jauh lagi.

Seandainya aku tidak tersendat dalam alunan nada kenyamanan.

Seandainya aku tidak pernah mengenalmu.

Seandainya aku tidak pernah berdiri disini.

….

(nyontek Yuka-B)

Advertisements
 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: