RSS

Tuhan, it’s me.

03 Oct

Tuhan,

kapan ya gue bisa berterimakasih lagi secara tulus?

Koq tiap kali gue terduduk bersimbah peluh menghadap hadirat-Mu

hanya keluh kesah yang muncul?

Padahal semua datang dari Maha Kuasa-Mu yang gue ngga ngerti dan ga tahu,

dan betapa sangat tahunya diri-Mu akan rasa penasaranku yang menggebu,

sesekali tak terbendung meskipun semua itu bukannya bikin aku jadi terharu,

malahan menjauh!

Tuhan,

mungkin aku yang mengulur waktu supaya selalu ada alasan-alasan semu,

maklum Tuhan, mentalku mental manusia semata yang maen borongan buat semuanya aja

demi alasan efektifitas dan efisiensi yang seringnya malah jadi bumerang!

Tuhan,

padahal yang aku dan umat-Mu ingin sampaikan adalah,

terima kasih.

Dan berat sekali untuk menghaturkan perasaan pengakuan akan kedigdayaan-Mu ini,

ada sekeping ketidakrelaan kalau ego harus tertunduk terdiam terhenyak dan terpasrah.

Tuhan,

Terima kasih untuk hidup.

Matur nuwun sanget.

Advertisements
 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: