RSS

Afraid?

18 Dec



Tuhan,

ternyata lebih menyenangkan memakai logika

yang selama ini tersimpan rapi di seberang meja setrikaan

karena saya lebih memilih rasa jiwa yang membungkusi nafsu

menuruti apa yang orang anggap sebagai ‘kata hati’

tapi nyatanya tak tersambung dengan akal pikiran yang jelas

letaknya paling atas menutupi ubun-ubun.



Tapi Tuhan,

kenapa sih Kamu bermain-main dengan nasib dan jatuh bangun manusia-Mu?

pelatihan mental sih bener,

tapi ketika saya tercampakkan di dalamnya,

waduh!

pertama seneng,

terus dah biasa,

terakhir malah pengen cepet-cepet menyudahi,

tapi beneran, masih bersyukur koq!

malahan,



aku kepengen lagi.

merasa apa yang dirasa dengan segenap-genapnya jiwa

yang berapa pun itu jumlahnya,

jiwa koq dihitung!

kalo dihitung berarti ada indikasi korban

sementara saya,

*menelan ludah*

tak mau (terlalu) berkorban untuk

mempunyai perasaan itu.



Tuhan,

sungguh yang Maha Adil!

menciptakan suatu keberanian yang kemudian

berbalik arah menjadi ketakutan karena rasa tidak percaya diri

karena penampakan yang Engkau anugerahi ini

ternyata masih ada yang memuji.

basa-basi.

maupun setulus hati.



Ah!

Tuhan,

let me play the fool again.

but don’t let me be one.



Terima kasih karena yang ini telah datang,

Tuhan!

Meski meskipun masih mempertanyakan

Kenapa harus begini lagi?

Ah!



“I’m afraid to fall in love again.”

“Or are you afraid to get hurt?”

“There’s always the possibility, rite?”

“Two sides of a coin, remember that”



Oh Tuhan,

jangan biarkan Minnie Driver nyanyi lagi,

suaranya pas-pasan!

Tapi dasar manusia tukang kritik yah,

akhirnya saya malah humming lagu ini sepanjang malam …

Mungkin, ya mungkin,

Belajar untuk sendiri, meski selama ini kesendirian lah yang membuat hidup lebih berisi …



Child of the wilderness / Born into emptiness /

Learn to be lonely / Learn to find your way in darkness

Who will be there for you / Comfort and care for you /

Learn to be lonely / Learn to be your one companion

Never dreamed out in the world / There are arms to hold you /

You’ve always known / Your hope is on its own

So laugh in your loneliness / Child of the wilderness /

Learn to be lonely / Learn how to love

Life that is lived alone



— alam kembara pikiran lah tempat dimana eksistensimu masih dan akan selalu meraja —

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 12/18/2004 in Bahasa Indonesia

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: