RSS

26 Sep

Cukup jelas,

aku bosan jadi pelacur.

Karena melacur bukan berarti enak-enak makan kue cucur,

yang ada malah lelah letih keringat mengucur.

Capek lho jadi pelacur!

Strike a pose, stand up straight, shake your butt, chin up, all polished from head to toe,

Untuk hal yang orang bilang tabu.

But we do it!

Soalnya kita perlu duit.

And that’s the solely reason we can live with.

Ah, melacur …

Berarti aku harus terus menerus berguling dalam alam kelabu

In a fine line between both extremes

of knowing and not knowing

Apa yang gue lacurin ini.

Melacur, berarti aku harus mencari tahu

Apakah ini yang aku gumuli untuk mencari kesenangan semu

Atau apakah ini yang aku tempuh dalam hidup

Agar nasib bisa diadu

Dan cinta bisa berlabuh

Gila!

Seumur hidup gue bakal jadi pelacur dong!

Mengemis mengais meringis menangis menahan perih

Tapi nyaman juga,

Sampai saat ini aku masih merasa secure jadi pelacur.

“lihat dirimu/semakin jauh mengayuh/lewati segala tujuan hidup yang mungkin kau tempuh”

Like that docu-style of interview in The Motorcycle Diaries that I dismiss, me and Zeff can only say: “I find it disrupting the enjoyment of watching the film, I don’t like it, but then, I can’t think of any other ways to do it, it’s necessary to be there.”

Advertisements
 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: